Sabtu, 23 Agustus 2014

Heri Kiswanto

Terlahir 25 April 1955 di Banda Aceh
Beliau adalah pelatih sepak bola Indonesia dan salah satu pemain legendaris Indonesia.
Posisinya di lapangan sebagai Libero.
Sepanjang karirnya ia hanya mendapatkan 1 kartu kuning.

Inilah Tim yg pernah di bela Selama dia berkarir di persepak bolaan Indonesia :
- persib bandung (1976-1979)
- pardedetex medan (1979-1983)
- yanita utama bogor (1983-1984)
- krama yudha berlian (1985-1991)
- assyabaab salim group (1991-1993)
- mastrans bandung raya (1993-1996)
- Tim Nasional (1979-1993)

Kepelatihan :
- PERSIJA JAKarta (1996)
- PSIS Semarang (2004)
- Persikabo bogor (2004)
- PSS sleman (2005-2006)
- Persmin Minahasa (2007)
- Persiraja Banda Aceh (2008 & 2010)
- Persikab Bandung (2009)
- Persiba Balikpapan (2013)

Karir klub :
Heri Kiswanto memulai karirnya sebagai pemain Propesional pada tahun 1979, ketika ia bergabung dengan Pardedetex Medan setelah pemilik klub TD Pardede tertarik dengan permainannya.
Awalnya dia berposisi glandang, namun karna mengikuti saran dari Kamaruddin Panggabean, dia bermain sebagai Libero.

4 tahun kemudian ia pindah ke Yanita Utama, dan bermain hanya 2 tahun sebelum pindah ke Krama Yudha Tiga Berlian pada 1985.
Dia mencapai kesuksesan bersama Yanita Utama dan Krama Yudha Tiga Berlian sebagai juara Galatama 4 kali berturut-turut pada era 1983-1987.
Dia bertahan si Krama Yudha Tiga Berlian sampai 1991.

Kemudian ia pindah ke Assyabaab Salim Group, sebelum di kontrak oleh Bandung Raya pada 1993.
Dia pensiun menjadibpemain setelah membawa Bandung Raya menjadi juara pada 1995-96 di bawah menejer Henk Mullems.

Dia terkenal sebagai pemain yg sportif dimana ia hanya mendapat satu kartu kuning semasa karirnya di sepak bola Indonesia.
Kartu kuning tersebut di dapat saat memperkuat Krama Yudha Tiga Berlian melawan tuan rumah Pelita Jaya di Stadion Lebak Bulus JAKarta, setelah memperotes keputusan wasit (dalam perannya sebagai kapten).

Karir Internasional :
Hery bermain 40 kali bagi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia dan mencetak 3 goal.
Dia adalah bagian tim Indonesia yang meraih perunggu di sea games 1981 dan sea games 1989.
Dia juga bagian tim Indonesia yang meraih perak di sea games 1983.
Dan medali emas di sea games 1987.

Dia memperkuat Indonesia yang menjadi juara group pada kualifikasi piala dunia 1986 zona Asia Group B, namum Indonesia kalah oleh Korea Selatan pada babak berikutnya.
Dan juga pada tahun 1986, dia bagian dari tim Indonesia yang menjadi semi final di Asean Games.

Jumat, 22 Agustus 2014

Endang Witarsa

Drg. Endang Witarsa alias Lim Sun Yu atau Liem Soen Joe lahir di Kebumen, Jawa tengah, 16 Oktober 1916 - meninggal di JAKarta 2 April 2008 lalu pada umur 91 tahun.

Beliau adalah mantan pemain sepak bola dan pernah memperkuat tim Nasional sepak bola Indonesia.
setelah pensiun sebagai pemain, Witarsa beralih menjadi pelatih sepak bola dan penasehat PSSI.

Endang Witarsa lulus sebagai Dokter Gigi, namun memastikan untuk berkarir di dunia sepak bola dengan memulai karir di klub Union Makes Strength (UMS), Bandung yg saat itu masih bernama Tiong Hoa Hwee Kwan Scholar Football Club.
Atas predikatnya sebagai Dokter Gigi, oleh rekan-rekan dan anak didiknya di panggil "Dokter".

Sebagai pelatih, Endang Witarsa di kenal sebagai pelatih yg sangat di segani, sangat keras dan di siplin.
Beliau tak segan memaki dan menggertak pemain yg malas atau tidak menjalankan Intruksinya dengan baik.

                  "Penghargaan"

- Lifetime Achievement Award dari badan Liga Indonesia (Oktober 2006)

- Fair Play Award dari Jawa Pos Group (2007)

- Muri : Pelatih sepak bola terlama (55 tahun)

-Muri : Pelatih sepak bola tertua (90 tahun)

               "Karir Kepelatihan"

Klub

- UMS

- Warna Agung

- UMS 80

- PERSIJA

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia

- juara piala raja (1959) Thailand
- juara merdeka games (1969) Malaysia
- juara pesta Sukan, Singapura
- juara Anniversary Cup (1972)
- juara Agha Khan Cup, Pakistan
- mengalahkan Timnas Uruguay dengan skor 2-1 dalam pertandinga persahabatan di JAKarta (1974)

                   "Anak didik"

Sepanjang karir panjangnya di dunia sepak bola, Endang Witarsa telah melahirkan ratusan, bahkan ribuan anak didik yg sukses di kanca sepak bola nasional, seperti :
- Risdianto                     - Yudo Hadianto
- Reny Salaki                 - Arjuna Rinaldi
- Widodo C Putro           - Warta Kusumah
- Thio Him Tjiang          - Peng Hong
- Alay                              -Rony Paslah
- Anwar Ujang               - Mulyadi
- Surya Lesmana          - M. Basri
- Wahyu Hidayat           - Gunawan
- Bambang Sunarto      - Yuswardi
- Yusak Susanto           - Iswadi Idris
- Djamiat Dalhar           - Sucipto Suncoro
- Kwee Kiat Sek            - Thio Him Toen
- Mohamad Faruq
Dan masih banyak lagi yg lainnya.

Pelatih

Segelintir nama pelatih yg pernah mengasuh tim PERSIJA adalah :

1.   Endang Witarsa

2.   Herry Kiswanto

3.   Ivan Venkov Kolev

4.   Carlos Garcia Cambon

5.   Ronny Patinasarani

6.   Rahmad Darmawan

7.   Arcan Lurie

8.   Serghei Dubrovin

9.   Sofiyan Hadi

10. Benny Dollo

11. Rahmad Darmawan

13. Iwan Setiawan

14. Benny dollo

Kamis, 21 Agustus 2014

Klasemen sementara ISL 2014

Wilayah barat

1. Arema      17  12  3  2  36-10 26  39

2. Padang    19  11  4  4  30-17  13  37

3. Persib       17  9  5  3  34-17  17  32

4. PERSIJA  19  8  7  4  24-14  10  31

5. Pbr            17  7  5  5  22-19  3  26

6. Sriwijaya  17  6  5  6  18-21  -3  23

7. Barito        18  6  3  9  22-28  -6  21

8. Persik        17  5  2  10  24-31  -7  17

9. Gersik        17  3  8  6  17-28  -11  17

10. Persita     17  4  3  10  18-27  -9  15

11. Persijap   17  2  1  14  11-44  -33  7

Rabu, 20 Agustus 2014

Sponsor yg pernah kerja sama dengan PERSIJA

Sudah dari dulu PERSIJA adalah tim dengan segudang prestasi.
Semua itu tak luput dari pandangan denga costum yg di kenakan.
Dan tak sedikit dari BRANDs ternama yg pernah dan masih bekerja sama untuk menjadi Sponsor tim PERSIJA.

Sponsor yg perah kerja sama dengan PERSIJA adalah :

1985 - 1997 ADIDAS

1998 - 2000 Reebok

2000 - 2003 Nike

2004 - 2007 Specs

2008 - 2009 Diadora

Sponsor saat ini adalah :

2010 - 2015 League

Sabtu, 16 Agustus 2014

Lyric Merseyside - Fild Of GBK

* Ayo macan kemayoran
Serang semua lawan musuh mu
Kami bersama mu
Kami mendukung mu
Jangan ragu majulah PERSIJA ku

Di bawah langit ini
Kami telah berjanji
Kamu takan pernah sendiri

Tak perduli itu berat
Tak perduli itu sakit
Kami di sini untuk mu PERSIJA ku

Back to *

Bermain dengan bangga
Penuh rasa percaya
Demi lambang Monas di dada

Jangan pernah mudah menyerah
Kemenangan di depan mata
Jangan ragu
Majulah PERSIJA ku

Back to *

Jumat, 01 Agustus 2014

Stadion Lebak Bulus

Pasti banyak yg tau tentang stadion ini.
Kandang dari PERSIJA JAKarta setelah Stadion Menteng di robohkan.
Letak di JAKarta Selatan, Stadion Lebak Bulus memiliki cerita yg melekat kental dengan tim kebanggaan the JAKmania ini.
Di sebut-sebut dengan Neraka oleh semua tim yg hadir bertandang ke Stadion tersebut.
Hingga banyak yg mengatakan seperti itu dan bahkan PERSIJA pernah menang tanpa bertanding (WO) atas tamunya persib.
Dan yg lebih mencengangkan lagi saat mantan tim yg pernah di bela Bambang Pamungkas dari negri jiran mengatakan "Stadion ini sangat luar biasa, mirip dengan suasana di Eropa, bahkan mungkin melebihi" tutur pelatih Selangor kala itu.
Walau PERSIJA hanya beberapa musim saja berada di Stadion ini.
Tetapi banyak cerita yg sanagat mengesankan untuk para pecinta PERSIJA JAKarta.
Tetapi tidak untuk para lawan yg akan bertandang ke stadion ini.

Kenapa lawan begitu sangat ketakutan ketika menginjak rumput Stadion ini.
Itu karna jarak lapangan dan para Supporter tidaklah jauh.
Dan semua tau jika PERSIJA bertanding, pasti Stadion ini akan penuh bahkan kapasitas yg tersedia tidak bisa menampung semua Supporter PERSIJA JAKarta.
Terlebih selama 2×45 menit terdengar jelas sorakan dukungan untuk PERSIJA.
Hal inilah yg membuat Stadion Lebak bulus di sebut sebagai Stadion Neraka.